Matenggeng
Description
Menurut informan yang ditemui di lapangan, kata Matenggeng berasal dari bahasa Jawa Cirebon yaitu dari kata mateng ‘matang’. Maksudnya kata mateng tersebut bahwa wilayah yang menjadi desa Matenggeng saat ini pada saat itu sudah matang/siap untuk menjadi wilayah atau desa baru, karena awalnya desa Matenggeng masih merupakan wilayah desa Ciwalen.
Karena awal mula yang membentuk desa Matenggeng ini adalah orang Cirebon, salah satu wilayah desa ini sampai sekarang dikenal dengan sebutan Cirebon hilir. Salah satu kepercayaan di desa ini sampai sekarang khususnya di dusun Matenggeng, Cirateun, Sikluk, dan Kamuning tabu untuk mengadakan hiburan pagelaran baik itu wayang golek, wayang kulit, dan wayang orang, karena dipercaya akan mendatangkan musibah sampai 7 turunan bagi yang melakukannya.





