Palugon
Description
Desa palugon terletak di dataran tinggi wilayah Kecamatan Wanareja. Nama Palugon menurut informan memiliki beberapa arti. Pertama Palugon berasal dari kata bahasa Sunda palagan, berarti peperangan. Informan juga mengatakan disana ada palu, palu yang bisa berdiri sendiri. Selain itu, palugon juga berasal dari kata palugu, yang artinya pertama.
Dulu yang tinggal pertama kali disana adalah seorang empu (pandai besi). Di wilayah Palugon sampai sekarang menurut informan banyak ditemukan bubuk-bubuk besi yang dipercaya peninggalan empu-empu jaman dulu dalam membuat senjata atau perkakas. Salah satu nama kampung disana juga disebut kampung Seukeut ‘tajam’, disana banyak kubangan-kubangan semacam sumur yang tidak terlalu dalam yang airnya digunakan untuk mengasah atau menajamkan senjata-senjata/perkakas yang dibuat di Palugon. Sekarang kubangan-kubangan tersebut tinggal sedikit karena sudah banyak yang ditutup atau ditumbuhi tanaman liar.
Beberapa nama kampung gurumbul disana antara lain ada Cibahu, Cimaung, Panenjoan, dan Gedog. Kampung Panenjoan berarti tempat melihat (bahasa Sunda: nenjo). Diberi nama Panenjoan karena di puncak atau daerah tertinggi kalau kita disana dapat nenjo ‘melihat’ kemana-mana, oleh sebab itu dinamai Panenjoan ‘tempat melihat’. Sedangkan kampung Gedog ‘kuda’ karena dulu disana banyak kuda. Informan tidak menceritakan nama-nama tempat secara lengkap karena dianggap tabu/pamali, informan percaya tidak boleh sembarangan waktu dan tempat menyebutkan nama karuhun/sesepuh disana yang banyak berkaitan dengan cerita atau latar belakang penamaan nama-nama tempat disana.





